FROPILE DS CIMANGLID SUBANG

7:26 AM

Cimanglid

Pada tahun 1989 terjadi pemekaran di jalan cagak sehingga dibagi menjadi dua kecamatan, salah satunya yaitu Kecamatan Kasomalang. Pemekaran tersebut dikarenakan agar masyarakat lebih mudah terawasi.
Cimanglid merupakan salah satu desa yang terdapat di Kecamatan Kasomalang. Setiap desa diwajibkan untuk membuat PERDES atau Peraturan Desa. Desa Cimanglid sendiri memiliki 5 kampung yaitu Kampung Cimanglid, Kampung Benteng, Kampung Cibangkong, Kampung Gunung Menyan dan Kampung Malingping.
Kenapa bisa dinamakan Desa Cimanglid?

Dulu di dekat Kampung Gunung Menyan terdapat sebuah pohon yang bernama Pohon Manglid. Pohon Manglid mempunyai bunga berwarna putih dengan ukuran sepangjang jari telunjuk orang dewasa.
Di Desa Cimanglid ini banyak terdapat perkebunan nanas. Sebagian pendapatannya pun didapat kan dari hasil perkebunan nanas itu sendiri. Orang yang pertama kali menanam buah nanas adalah Bapak Juhai (Alm) pada tahun 1969.
Jika diperhatikan, di desa ini terdapat banyak sekali kincir angin yang memiliki bentuk unik yang dikenal dengan nama Kolecer Jati. Kolecer itu awalnya di dapatkan dari Sumedang yang dikenal akan jatinya.

Dibuatnya kolecer sebenarnya tidak memiliki maksud tertentu, hanya untuk memenuhi kepuasan hati pemiliknya. Sampai – sampai ada salah satu warga yang rela menjual ternak sapinya hanya untuk membuat sebuah Kolecer Jati.
Adat Istiadat
Di Desa Cimanglid terdapat beberapa larangan dari nenek moyang yaitu dilarang menanam padi ketan, serta dilarang menggunakan lapangan pada hari sabtu. Entah karena apa, namun apabila larangan tersebut dilakukan maka akan terjadi suatu bencana bagi yang melaksanakannya.
Kesenian
Kesenian yang sering diadakan di desa ini adalah gemyung atau terbang. Gemyung adalah seni terbang atau seni shalawatan yang dinyanyikan oleh laki – laki. Dulu Gemyung lebih dikenal dengan nama Bangreng (terbang ronggeng). Selain Gemyung, di desa ini pun terdapat kesenian Siuh dan Jaipongan.7777777777

SUMBER KKNM UNPAD 

Artikel Terkait

Next Article
« Prev Post
Previous Article
Next Post »
Penulisan markup di komentar
  • Untuk menulis huruf bold gunakan <strong></strong> atau <b></b>.
  • Untuk menulis huruf italic gunakan <em></em> atau <i></i>.
  • Untuk menulis huruf underline gunakan <u></u>.
  • Untuk menulis huruf strikethrought gunakan <strike></strike>.
  • Untuk menulis kode HTML gunakan <code></code> atau <pre></pre> atau <pre><code></code></pre>, dan silakan parse kode pada kotak parser di bawah ini.

Disqus
Tambahkan komentar Anda

No comments