cara instal MIKROTIK




 penginstalan mikrotik untuk pemula termasuk saya sendiri nih .mungkin tutorial yang copas dari forum master mikrotik dapat membantu untuk kelancaran pengaturan mangement jaringan internet di warnet,perusahaan lebih optimal

instalasi MIKROTIK 
  1. melalui CD-ROM


    1. Setelah proses booting akan muncul menu pilihan software yang mau di install, pilih sesuai kebutuhan yang akan direncanakan.

    1. Tekan “ i “ setelah selesai memilih software, lalu akan menu pilihan seperti ini :
- Do you want to keep old configuration ? [ y/n] tekan Y
- Continue ? [ y/n] tekan Y
Setelah itu proses installasi system dimulai, disini kita tidak perlu membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan membuat partisi sendiri.


    1. Ptoses Installasi

    1. Setelah proses installasi selesai maka kita akan di minta untuk merestart system, tekan enter untuk merestart system.

    1. Setelah computer booting kembali ke system mikrotik, akan ada pilihan untuk melakukan check system disk, tekan “ y “ .
    2. Setelah itu akan muncul menu login
Mikrotik login = admin
Password = ( kosong , enter saja )
    1. Untuk software license tekan “ y “ . Lalu enter beberapa kali sampai muncul
prompt untuk command line.
Setting IP Address, Gateway & Name server
  • IP Address
    1. Bentuk perintah konfigurasi
[admin@mikrotik] > ip address add address={ ip address/netmask }
[admin@mikrotik] > interface={ nama interface, ether1 atau ether2 bila ada 2 network card }
[admin@mikrotik] > ip address print{untuk melihat hasil dari konfigurasi.}
Contoh:

    1. Gateway
Bentuk perintah konfigurasi :
[admin@mikrotik] > ip route add gateway={ ip gateway }
[admin@mikrotik] > ip route print{untuk melihat routing table.}
Contoh:

    1. Name Server
Bentuk perintah konfigurasi :

[admin@mikrotik] > ip dns set primary-dns={ dns utama } seconday-dns={ dns ke dua }
[admin@mikrotik] > ip dns print{untuk melihat hasil dari konfigurasi dns.}

    1. Routing static
Bentuk Perintah konfigurasi :
[admin@mikrotik] > ip route add dst-address={ ip network atau ip host
yang dituju }
[admin@mikrotik] > gateway={ ip gateway untuk melewati paket }
Artinya tujuan network 192.168.111.0/26 lewat gateway 172.16.18.11


Network Address Translation & Transparent Proxy Server with Web Proxy
  • Network Address Translation
[admin@mikrotik] > ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface= { ether yang langsung terhubung ke internet langsung atau public }
[admin@mikrotik] > ip firewall nat print {untuk melihat table nat.}

  • Transparent Proxy Server & Web Proxy
    1. Setting web proxy :
[admin@mikrotik] > ip web-proxy set
parent-proxy={proxy parent/optional}
hostname={ nama host untuk proxy/optional}
port={port yang mau digunakan}
src-address={ address yang akan digunakan untuk koneksi ke
parent proxy/default 0.0.0.0}
transparent-proxy=yes
max-object-size={ ukuran maximal file yang akan disimpan sebagai
cache/default 4096 in Kilobytes}
max-cache-size= { ukuran maximal hardisk yang akan dipakai sebagai
penyimpan file cache/ unlimited | none | 12 in megabytes}
cache-administrator={ email administrator yang akan digunakan apabila
proxy eror, status akan dikirim ke email tersebut}
enable==yes
Note :
ip web-proxy print { untuk melihat hasil konfigurasi web-proxy}
ip web-proxy monitor { untuk monitoring kerja web-proxy}
    1. Setting firewall untuk Transparant Proxy
Bentuk perintah konfigurasi :
[admin@mikrotik] > ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports={ port proxy }
DHCP Server
Untuk membuat DHCP Server diperlukan langkah-langkah sebagai berikut :

1. Membuat address pool dan menentukan IP Range
[admin@mikrotik] > ip pool add name=dhcp-pool ranges=192.168.111.2-192.168.111.63
[admin@mikrotik] > ip dhcp-server network add address=192.168.111.0/26 gateway=192.168.111.1
Contoh:


2. Tentukan interface yang dipergunakan dan aktifkan DHCP Server.
[admin@mikrotik] > ip dhcp-server add interface=ether2 address-pool=dhcp-pool
[admin@mikrotik] > ip dhcp-server print
Contoh:

Setelah konfigurasi di atas selesai langkah terakhir adalah tes router & dhcp server pada clients

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »